Rabu, 26 Januari 2011

Konfigurasi DNS pada Linux Ubuntu

PENGERTIAN DNS
Domain Name System (DNS) Adalah sebuah aplikasi service di internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address dan salah satu jenis system yang melayani permintaan pemetaan IP address ke FQPN (Fany Qualified Domain Name) dan dari FQDN ke IP address. DNS biasanya digunakan pada aplikasi yang berhubungan ke internet sererti Web Browser atau e-mail, Dimana DNS membantu memetakan host name sebuah computer ke IP address. Selain digunakan di internet DNS juga dapat di implementasikan ke private network atau internet.

Pengelola dari sistem DNS terdiri dari tiga komponen:

· DNS resolver, sebuah program klien yang berjalan di komputer pengguna, yang membuat permintaan DNS dari program aplikasi.

· Recursive DNS server, yang melakukan pencarian melalui DNS sebagai tanggapan permintaan dari resolver, dan mengembalikan jawaban kepada para resolver tersebut dan

· Authoritative DNS server yang memberikan jawaban terhadap permintaan dari recursor, baik dalam bentuk sebuah jawaban, maupun dalam bentuk delegasi (misalkan: mereferensikan ke authoritative DNS server lainnya)

DNS Server di Linux

DNS Server di linux biasanya dijalankan oleh program yang bernama named. Program ini merupakan bagian dari paket bind yang dikoordinasikan oleh Paul Vixie dari The Internet Software Consortium. Biasanya program ini terletak di /usr/sbin/named dan dijalankan pada waktu booting dari /etc/rc.d/init.d/named start. Agar named dijalankan pada setiap booting masukkan named ke daftar server yang harus distart dengan menggunakan ntsysv.

BERIKUT ADALAH CARA UNTUK MENGKONFIGURASI DNS SERVER PADA UBUNTU 9.10

# sudo su
# apt-get update


Ini dilakukan untuk mengupdate paket bind9-nya, jika kita tidak terhubung ke internet. Namun jika kita telah terhubung dengan internet, dapat langsung menginstall paket bind9-nya dengan perintah berikut


# apt-get install bind9

Jika bind9-nya telah diinstal maka selanjutnya menginstall dnsutils untuk testing dan troubleshooting masalah DNS, dengan cara:

# apt-get install dnsutils

Setelah menginstall dnsutils-nya kemudian edit interface networknya dengan cara:

# vim /etc/network/interfaces



Interfaces dibuat menjadi dhcp. Ini dilakukan untuk mendapatkan ip dynamic, bukan ip local, sehingga kita dapat terhubung ke internet. Dalam hal ini IP nya adalah 172.16.30.11. Tampilannya seperti dibawah ini:

Kemudian edit /etc/bind/named.conf.local dengan cara:

# pico /etc/bind/named.conf.local

/etc/named.conf berisi berkas konfigurasi dari BIND yang utama, berisi informasi mengenai bagaimana klien DNS mengakses port 53, letak dan jenis berkas database yang diperlukan. Umumnya berisi letak berkas konfigurasi name-server root, domain, localhost/loopback, dan reverse-mapping.

Pada perintah pico /etc/bind/named.conf.local yaitu perintah untuk membuat file zone dan file reverse zone- nya. File zone diperlukan untuk resolving (pemetaan) nama ke alamat IP. Sedangkan file reverse zone diperlukan untuk mengkonversi alamat IP ke nama

* File zone: zone “shelvieka.net”
* File reverse zone: zone “30.16.172.in-addr.arpa”

“30.16.172” didapatkan dari reverse alamat (3 oktet pertama) dari alamat IP yang digunakan untuk server DNS ini. Namun penulisannya dibalik. Isikan seperti tampilan dibawah ini:

Selanjutnya edit /etc/bind/named.conf.options

# pico /etc/bind/named.conf.options
Perintah ini adalah untuk setting cache server. Dengan menghilangkan tanda (//) masukkan alamat server DNS ( 172.16.30.11). Isikan seperti tampilan dibawah ini:



# cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.shelvieka.net

Isi file dari db.shelvieka.net dapat disalin dari file db.local

# pico /etc/bind/db.shelvieka.net

Untuk memodifikasi isi file dari db.local dapat dilakukan sebagai berikut:

* Ganti local host dengan nama domain yang digunakan “shelvieka.net.”
* Ganti root local host dengan “root.shelvieka.net.

Isikan seperti tampilan dibawah ini:

SOA record atau catatan otoritas awal (Start of Authority) mengacu server DNS yang mengediakan otorisasi informasi tentang sebuah domain Internet. Baris SOA adalah pembuka bagi semua file zona dan harus ada satu dalam setiap file zona. Baris tersebut menjelaskan zona, darimana dia datang (host bernama shelvieka.net), siapa yang bertanggung jawab atas isinya (root.shelvieka.net).

NS record atau catatan server nama memetakan sebuah nama domain ke dalam satu daftar dari server DNS untuk domain tersebut.

A record atau catatan alamat memetakan sebuah nama host ke alamat IP 32-bit (untuk IPv4).

CNAME record atau catatan nama kanonik membuat alias untuk nama domain. Domain yang di-alias-kan memiliki seluruh subdomain dan rekod DNS seperti aslinya.

# cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.172
Isi file dari db.172 dapat disalin dari file db.127. Dan dapat dilakukan modifikasi dengan perintah sebagai berikut:

# pico /etc/bind/db.172

Isi file yang diganti pada db.172 sama halnya dengan isi file dari db.shelvieka.net. Isikan seperti tampilan dibawah ini:

# pico /etc/resolv.conf
Perintah ini digunakan untuk meng-edit reserve /etc/resolv.conf. Tampilannya seperti gambar dibawah ini:

Berkas konfigurasi pada /etc/resolv.conf berisi domain atau alamat IP name-server yang pertama dicari oleh resolver ketika sebuah domain/nama mesin diminta untuk dipetakan ke alamat IP.

# pico /etc/hosts

Tambahkan IP alamat PC kita, yaitu 172.16.30.11 dengan domain shelvieka.net, seperti tampilan dibawah ini:

Kemudian restart bind9 dan networking dengan perintah dibawah ini:

# /etc/init.d/bind9 restart

# /etc/init.d/networking restart
Setelah bind9 dan networking di-restart, maka lakukan pengecekan dengan nslookup, dengan perintah beriku ini:

# nslookup shelvieka.net

Jika muncul IP yang kita masukkan tadi dan sesuai dan sesuai dengan domain yang kita buat maka proses telah berhasil dilakukan. Seperti tampilan dibawah ini:

Selain itu kita juga dapat melakukan PING ke alamat www.shelvieka.net

# ping www.shelvieka.net
Jika ping yang kita lakukan didapatkan replay, maka DNS yang kita buat telah berhasil

Untuk dapat sharing ke satu network yang sama dengan alamat IP yang berbeda. Kita dapat mengubah konfigurasi dari /etc/bind/named.conf.options

# pico /etc/bind/named.conf.options

Misalnya untuk menambahkan alamat IP tetangga maka masukkan IP tetangga yang akan di sharing, yaitu sebagai berikut:

Proses memasukkan IP tetangga-nya masih manual, jadi setiap ingin melakukan proses sharing, kita harus memasukkan atau menginputkan IP tetangga kita, seperti gambar berikut ini:

Selanjutnya kita dapat melakukan pengecekan apakah proses sharing berhasil atau tidak dengan melakukan proses nslookup kembali, misalnya:

# nslookup rizal.com
Untuk IP 172.16.30.24



REFERENSI

http://pemula.linux.or.id/admin/setting-dns-server.html

http://trimawati.wordpress.com/2008/07/25/pengertianfungsikeunggulan-dan-kekurangn-dns-server/

http://maniakbus.blogspot.com/2010/05/konfigurasi-dns-server-pada-ubuntu-910.html

http://www.agungpurbayana.info/membuat-server-dns-pada-ubuntu-9-10/

http://dias-x2.co.cc/?p=26

0 komentar: